CD-57: Etika Syar’i dalam Menyikapi Perselisihan Ulama dan Pedoman Menghadapi Fitnah

CD-57: Etika Syar’i dalam Menyikapi Perselisihan Ulama

dan Pedoman Menghadapi Fitnah

ACD Cov 57Para ulama bersepakat secara pasti akan kewajiban menjaga persatuan umat dan menjauhi perpecahan. Namun banyak ditemukan adanya perbedaan pendapat di kalangan ulama dalam berbagai perkara. Apa sebabnya? Jika didapati seorang ulama yang dikenal komitmennya akan sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengeluarkan pendapat yang menyalahi hadits shahih, tentunya ia mempunyai udzur dalam menginggalkan hadits itu. Rincian udzur tersebut bisa disimak dalam CD ini.

Al Ustadz Dzulqarnain hafizhahullah berkata, “Perlu saya tekankan di sini, dalam setiap masalah ilmiah tidak harus ada disebut pendapat yang rajih, yang kuat begini, yang kuat begitu. Sejumlah ulama masih tawaqquf (diam) terhadap masalah-masalah besar, tidak menguatkan yang mana yang rajih. Padahal mereka adalah ulama-ulama besar rujukan dalam masalah. Karena itu termasuk hal yang saya pandang kurang bagus pada seorang penuntut ilmu kalau dia baru pemula, baru belajar, kemudian terlalu mudah untuk memberikan tarjih, menguatkan.”

Dalam masalah perbedaan ijitihadiyah tidak diperbolehkan ada pemaksaan pendapat untuk mengikuti salah satu pihak dan/atau menyalahkan orang yang tidak mendukung semua pihak (tawaqquf). Ketika terjadi Perang Jamal antara Ali bin Abi Thalib dan ‘A’isyah radhiyallahu ‘anhuma, para sahabat terbelah dalam mendukung salah satu pihak serta ada yang memilih diam tidak terlibat dalam fitnah ini. Bersamaan dengan itu, tidak pernah tercatat dalam sejarah bahwa orang-orang yang diam tersebut disalahkan, dijelekkan, atau hilang kedudukannya sebagai sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Sahabat yang diam seperti Sa’ad bin Abi Waqqash radhiyallahu ‘anhu—beliau menghindar dari fitnah dengan menggembala kambing—bersamaan dengan itu tidak ada yang menyalahkan beliau.

Banyak lagi ibrah dan faidah yang bisa dipetik dari menyimak CD ini supaya kita semua dapat menyikapi perselisihan ulama dan menghadapi berkecamuknya fitnah sesuai kaidah yang benar menurut tuntunan syari’at, bukan berdasarkan fanatisme atau semangat tak terkendali yang makin mengobarkan api fitnah.

Kode: CD-57

Judul: Etika Syar’i dalam Menyikapi Perselisihan Ulama (Kajian Kitab Raf’ul Malam ‘anil A-immatil A’lam Karya Ibnu Taimiyah) dan Pedoman Menghadapi Fitnah (Kajian Kitab Al Fitan dari Shahih Al Bukhari)

Pamateri: Al Ustadz Dzulqarnain bin Muhammad Sunusi

Total Durasi: 8 jam 53 menit

Ukuran file: 609 MB

Format audio: MP3 Stereo

Bit rate: 160 kbps

CD Blank: GT-PRO

Kemasan: DVD Box

Harga eceran: Rp 15.000,-

DAFTAR ISI TRACK:

01. Hukum dan Pembagian Perselisihan atau Perbedaan Pendapat (26 Menit)

02. Penyebab Munculnya Perselisihan dan Hikmahnya (22 Menit)

03. Kedudukan Ulama di Tengah Umat (18 Menit)

04. Perbedaan Pendapat di Kalangan Ulama dari Sisi Dalil dan Pendalilan (31 Menit)

05. Perbedaan Pendapat di Kalangan Ulama dari Sisi Orang yang Berdalil (35 Menit)

06. Perbedaan Pendapat di Kalangan Ulama dari Sisi Masalah yang Diberikan Dalil (20 M)

07. Udzur karena Hadits yang Tidak Sampai kepada Seorang ‘Alim (18 Menit)

08. Udzur karena Asumsi Hadits Tidak Sah dll Menurut Seorang ‘Alim (17 Menit)

09. Fiqih Memahami Dalil dan Men-tarjih (Menguatkan) Suatu Permasalahan (28 Menit)

10. Tanya Jawab (23 Menit)

11. Penyebab Munculnya Fitnah (22 Menit)

12. Fitnah Tidak Hanya Menimpa kepada Orang Zhalim secara Khusus (31 Menit)

13. Sepeninggal Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam akan Muncul Perkara-perkara yang Diingkari Seorang Mu’min (39 Menit)

14. Kebinasaan Umat di Tangan Anak Kecil dan Fitnah-fitnah Akhir Zaman (59 Menit)

15. Penjagaan Islam Terhadap Darah dan Kehormatan Seorang Muslim (27 Menit)

16. Menghindari Fitnah serta Membekali dengan Pengetahuan & Ilmu (19 Menit)

17. Menghadapi Pertikaian antara Dua Orang Muslim (15 Menit)

18. Apabila Tidak Ada Al Jama’ah serta Berlindung dari Fitnah (26 Menit)

19. Menghadapi Fitnah di Tengah Manusia yang Jelek (34 Menit)

20. Tanya Jawab (23 Menit)

Tanya Jawab Track 10:

# Sebagian penuntut ilmu kadang mendapati adanya perbedaan pendapat para ulama dalam bidang/cabang agama. Bagaimana metode yang kita pakai untuk memilih salah satu pendapat dari mereka karena masing-masing ulama menggunakan dalil?

# Dalam permasalahan yang diperselisihkan para ulama, bolehkah kita memaksa orang lain untuk mengikuti pendapat salah satu pihak yang kita ikuti?

# Bolehkah penuntut ilmu merendahkan kehormatan saudaranya yang tidak sependapat dengannya dalam perkara yang diperselisihkan para ulama?

# Bagaimana menyikapi perbedaan pendapat di kalangan ulama khususnya masalah Jum’iyyah Ihyaut Turats?

# Apa hukum pengeluaran ijazah dalam lembaga pendidikan?

Tanya Jawab Track 20:

# Apakah fitnah dalam suatu ayat bermakna umum atau khusus adzab saja?

# Apa perbedaan antara ilmu dan bashirah?

# Bagaimana dengan buku yang menulis konflik antarsahabat?

# Bagaimana kisah dua lelaki yang saling membunuh kemudian keduanya masuk surga?

# Apakah menuduh sebagian salafiyyin sebagai sururi termasuk menyebarkan fitnah?

# Bolehkah istri berpakaian menyerupai orang kafir dengan maksud membahagiakan suami?

# Apakah pakaian dinas pegawai termasuk tasyabbuh?

# Tentang menjauhi fitnah, apakah juga harus menjauhi para pelaku fitnah?

Tinggalkan Balasan