CD-18: Syarhus Sunnah Al Muzani
Kode: CD-18
Judul: Penjelasan Kitab Syarhus Sunnah Karya Imam Al Muzani (Dauroh di Masjid Zaadul Ma’aad, Ponpes Ibnul Qoyyim, 9 – 11 Desember 2005)
Pamateri: Al Ustadz Dzulqarnain bin Muhammad Sunusi
Total Durasi: 9 jam 41 Menit
Format audio: MP3 Stereo
Bit rate: 160 kbps
CD Blank: GT-PRO
Kemasan: DVD Box
Harga eceran: Rp 15.000,-
DAFTAR ISI TRACK:
01. Tuntunan Pemakaian Kunyah (Abu/Ummu) | Makna As Sunnah | Basmalah untuk Memulai Tulisan
02. Nasihat Taqwa | Hamdalah untuk Memulai Tulisan
03. Ketinggian Dzat Allah dan Kedekatan dengan Makhluk-Nya
04. Pedoman Agar Tidak Menyimpang dalam Mengimani Taqdir | Tugas Para Malaikat | Sebab Haqiqiyah dan Sebab Wahmiyah | Penyimpangan Khawarij, Mu’tazilah, dan Murji’ah dalam Perkara Iman | Al Qur’an Kalamullah, bukan Makhluk | Iman kepada Alam Kubur
05. Yang Ditimbang di Akhirat | Hisab Allah ‘azza wa jalla Yang Maha Adil | Nikmat yang Didapatkan Penghuni Surga | Kewajiban Taat kepada Penguasa dan Larangan Memberontak
06. Sebab Keterpurukan Kaum Muslimin dan Solusinya | Syarat-syarat Mengkafirkan dan Penghalangnya | Pengalaman Dakwah Syaikh Rabi’ bin Hadi Al Madkhali di Sudan | Hikmah Dakwah Salafiyah | Keutamaan Sahabat Rasulullah
07. Terorisme dalam Timbangan Syariat Islam
08. Tanya Jawab:
- Bagaimana jika kita diserang mendadak oleh orang kafir, bolehkah membela diri?
- Bagaimana sikap kita tehadap orang yang memiliki pemahaman khawarij, bolehkah tidak mengucapkan salam kepadanya?
- Bagaimana sikap kita terhadap perang yang terjadi antara sahabat?
- Mengapa ahlus sunnah tidak ikut pemilu tapi wajib taat kepada pemimpin yang terpilih?
- Bagaimana jika penguasa berbuat dosa?
- Bolehkah memastikan orang kafir yang telah mati masuk neraka dengan menyebutkan namanya?
- Mengapa kebanyakan kaum muslimin saat ini sangat sulit melaksanakan syariat dan sunnah?
- Mohon jelaskan cara ruqyah yang syar’i!
- Bagaimana dengan klinik ruqyah?
- Seorang perempuan yang pergi haji ditemani kakak iparnya, apa hukumnya? Sahkah hajinya?
- Apa dalil orang menepuk pundak seseorang yang sholat sendiri lalu bermakmum kepadanya?
- Bagaimana dengan orang yang baru tersadar bahwa wudhunya selama ini terbalik urutannya?
- Benarkah pendapat bahwa adzan dengan suara mengalun-alun adalah bid’ah?
- Bagaimana dengan pengajian yang mengajarkan bahwa syahadat tidak sah bila tidak dipersaksikan kepadanya gurunya?
- Bagaimana dengan pengakuan orang yang mati suri lalu mengalami alam kubur, surga, dan neraka?
- Bolehkah mengucapkan hamdalah bila mendengar kabar bahwa tokoh sesat-menyesatkan telah mati?
- Bagaimana dengan seorang muslim yang diucapkan salam kepadanya namun ia tidak menjawabnya?
- Apakah Salman Al ‘Audah dan Safar Hawali sudah ruju’ dari penyimpangannya?
- Apa hukumnya mengangkat tangan saat takbir untuk bangkit dari tasyahud awal?
- Orang yang sholat wajib bermakmum kepada kepada orang yang sholat tahyatul masjid, apakah sah?
- Bagaimana mempertahankan Islam dari tekanan kaum kuffar?
- Apa hukum seorang makmum yang mengeraskan suara takbir karena suara imam tidak nyaring?
- Bagaimana dengan sholat di Masjidil Haram yang suara imam diikuti oleh suara seseorang dengan volume yang nyaring pula?
- Bagaimana sikap kita terhadap imam yang membaca Al Fatihah dengan cepat sekali pada rakaat ke-3 dan ke-4?
- Apakah sah makmum yang gerakan sholatnya selalu terlambat lebih dari dua gerakan imam?
DIarsipkan di bawah: 2) Katalog & Resensi CD